Alumni Patbhe “Gayuh Satrio” Sumbang Medali di Asian Para Games 2018

 

 

 

 

(Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Warga Patbhe tentu belum lupa dengan sosok Gayuh Satrio. Salah seorang alumni Patbhe 2016/2017 ini memang spesial karena keterbatasan yang dia punyai. Gayuh merupakan salah satu siswa dari kelas khusus olahraga (KKO) yang memiliki keterbatasan pada mata. Dia tidak bisa melihat dengan jelas karena ada masalah di bagian syaraf matanya. Kornea matanya selalu bergerak dan tidak bisa fokus kondisinya ini disebut Low Vision (Pandangan Sangat Terbatas). Keterbatasan fisik tidak membuatnya menyerah, Perjuangan yang tidak mudah untuknya untuk bisa menamatkan pendidikannya di sekolah umum.

Debut Internasionalnya dimulai  di ajang ASEAN Para Games 2017 di Malaysia dengan sukses meraih 3 medali emas dan 1 medali perak.  Hingga akhirnya tampil sebagai salah satu paralimpian DIY yang tampil di ajang Asian Paralympic Games 2018 dan Gayuh  berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi Kontingen Indonesia. Medali perunggu yang didapat Gayuh dari catur klasik beregu putra disumbangkannya bersama dua pecatur Indonesia lainnya, yakni Adji Hartono dan M Haryanto. Sementara emas dan perak di nomor ini didapat masing-masing dari Filipina dan Iran.

Selamat untuk Gayuh Satrio atas prestasi yang membanggakan, Patbhe bangga padamu!