Semangat Berkarya Ilmiah, Optimalisasi Potensi Meneliti Melalui Workshop Kopsi dan Fiksi

DE JOURNEY PATBHE – Tim ekstrakulikuler Karya Ilmiah Remaja telah melaksanakan serangkaian acara Workshop Pelatihan Kopsi dan Fiksi pada Kamis(2/12/2021) dan Jumat (3/12/2021). Meski masih dalam situasi pandemi, Workshop Pelatihan ini telah sanggup dilaksanakan secara luring di ruang aula dan ruang AVA SMAN 4 Yogyakarta dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Pada tiap-tiap ruang telah disediakan hand sanitizer dan kelengkapannya.

Adapun workshop ini dilaksanakan dari pukul 09.00-15.40 dengan mengangkattema besar yaitu “Optimalisasi Potensi MenelitiMelalui Workshop Kopsi dan Fiksi”.Jargon yang tampak diutamakan ialah “INTI (Indonesia Meneliti), Patbhe Jaya”. Dengan semangat jargon yang diangkat diharapkan Workshop Pelatihan Kopsi dan Fiksi ini dapatdigunakan sebagai wahana bagi siswa untuk mempelajari dan menerapkan ilmu danpengetahuan mengenai kopsi dan fiksi serta acuan untuk persiapan kopsi – fiksi2021/2022.

Workshop Pelatihan Kopsi dan Fiksi yang dihadiri oleh sekitar 120-an pesertadari kelas X dan XI SMAN 4 Yogyakarta ini mendatangkan tiga narasumber dari latar belakang yang berbeda. Diantaranya ialah Maria Rina Kurniasari, S.Si, Sinta Ikawisudawati, S. Si, serta R. Gunawan Susilowarno, M.Pd, selaku Dewan PembinaYayasan Sagasitas Indonesia.

Tetap berkarya dan termotivasi

Sasaran dari workshop pelatihan ini anggota Karya Ilmiah Remaja, guru, danseluruh siswa SMAN 4 Yogyakarta. Bapak Kepala Sekolah SMAN 4 Yogyakarta, JakaTumuruna, M. Pd turut serta hadir dalam acara untuk memberikan sambutan dan pesan
bagi peserta pelatihan agar tetap semangat berkarya ilmiah di era pandemi. Beberapa guru SMAN 4 Yogyakarta antara lain: Dra. C. Endang Purwantiningsih, Dra. Maria GorettiSri Nuryati, M. Pd, Drs. Susilo Eryono, Dra. Retno Sundari R, M. Pd, dan Paulina
Hendrajanti, S. Pd ikut mengikuti rangkaian acara untuk berbagi pengalaman dan ilmu dalam bidang kopsi dan fiksi dan menegaskan bahwa SMAN 4 Yogyakarta memilikibanyak potensi bahkan hingga mencapai taraf internasional salah satunya Hernadhif yang
kini duduk di kelas 12. Hernadhif dan Giselle (siswi kelas 12 SMAN 4 Yogyakarta) berpartisipasi dalam membagi pengalamannya di acara ini.

Acara dibuka dengan penayangan, tanggapan, dan diskusi mengenai video kopsidan fiksi tahun lalu kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA. Setelahnya, acara dimulai kembali dengan sambutan dari ketua panitia, pendamping Karya Ilmiah Remaja dan
kepala sekolah SMAN 4 Yogyakarta. Memasuki acara inti, narasumber menyampaikanmateri dan pelatihan kepada peserta dan ditutup dengan doa bersama.

(Juwitasari Dyah D. – wisangayu_)